π’ 1. Pendahuluan
Dalam pengembangan sistem informasi, data merupakan komponen yang sangat penting. Agar data dapat disimpan, dikelola, dan digunakan dengan baik, maka diperlukan rancangan basis data (database) yang terstruktur.
Salah satu alat yang digunakan untuk merancang database adalah Entity Relationship Diagram (ERD).
ERD membantu:
- Menggambarkan struktur database
- Menentukan hubungan antar data
- Mempermudah pembuatan tabel database
- Mengurangi redundansi data
Materi ERD sangat penting karena menjadi dasar sebelum mempelajari:
- Database Management System (DBMS)
- SQL
- MySQL
- PostgreSQL
- Pemrograman berbasis database
π’ 2. Pengertian ERD
π Definisi ERD
Entity Relationship Diagram (ERD) adalah diagram yang digunakan untuk menggambarkan hubungan antar entitas dalam suatu sistem database.
π Narasi Penjelasan
ERD menunjukkan:
- Data apa saja yang disimpan
- Hubungan antar data
- Struktur database
- Keterkaitan antar tabel
ERD dibuat sebelum database diimplementasikan agar sistem database menjadi:
β
Terstruktur
β
Efisien
β
Mudah dikembangkan
β
Mengurangi duplikasi data
πΌοΈ Ilustrasi ERD
7
π’ 3. Fungsi ERD
π Fungsi Utama ERD
ERD memiliki beberapa fungsi penting:
- Merancang struktur database
- Menggambarkan relasi data
- Mempermudah implementasi database
- Menjadi dokumentasi sistem
π Narasi Penjelasan
Dalam pengembangan aplikasi:
- Programmer membutuhkan struktur tabel
- DBA membutuhkan hubungan data
- System analyst membutuhkan model data
ERD menjadi jembatan antara kebutuhan sistem dan implementasi database.
π Fungsi ERD dalam Sistem Informasi
| Fungsi | Penjelasan |
|---|---|
| Perancangan Database | Mendesain tabel |
| Analisis Data | Mengetahui hubungan data |
| Dokumentasi | Menyimpan model data |
| Pengembangan Sistem | Dasar implementasi database |
π’ 4. Komponen Utama ERD
π‘ 4.1 Entity
π Pengertian Entity
Entity adalah objek atau data utama yang disimpan dalam database.
π Narasi Penjelasan
Entity dapat berupa:
- Mahasiswa
- Dosen
- Buku
- Barang
- Pelanggan
Biasanya entity akan menjadi tabel pada database.
π Contoh Entity
| Sistem | Entity |
|---|---|
| Akademik | Mahasiswa, Dosen |
| Perpustakaan | Buku, Anggota |
| Penjualan | Barang, Pelanggan |
πΌοΈ Simbol Entity
7
π‘ 4.2 Attribute
π Pengertian Attribute
Attribute adalah karakteristik atau informasi yang dimiliki entity.
π Narasi Penjelasan
Contoh:
Entity Mahasiswa memiliki:
- NIM
- Nama
- Alamat
- Jurusan
Attribute akan menjadi field/kolom pada tabel database.
π Contoh Attribute
| Entity | Attribute |
|---|---|
| Mahasiswa | NIM, Nama |
| Buku | Kode Buku, Judul |
| Barang | Kode Barang, Harga |
πΌοΈ Simbol Attribute
7
π‘ 4.3 Relationship
π Pengertian Relationship
Relationship adalah hubungan antar entity.
π Narasi Penjelasan
Contoh:
- Mahasiswa mengambil Mata Kuliah
- Pelanggan membeli Barang
- Anggota meminjam Buku
Relationship menunjukkan keterkaitan data dalam database.
πΌοΈ Simbol Relationship
7
π’ 5. Jenis Attribute dalam ERD
π‘ 5.1 Key Attribute
π Pengertian
Attribute yang menjadi identitas unik entity.
π Narasi Penjelasan
Contoh:
- NIM mahasiswa
- Kode barang
- ID user
Key attribute digunakan untuk membedakan data.
π Contoh Key Attribute
| Entity | Primary Key |
|---|---|
| Mahasiswa | NIM |
| Buku | ID Buku |
| Barang | Kode Barang |
π‘ 5.2 Simple Attribute
π Pengertian
Attribute yang tidak dapat dipecah lagi.
π Contoh
- Jenis kelamin
- Harga barang
π‘ 5.3 Composite Attribute
π Pengertian
Attribute yang dapat dipecah menjadi bagian lebih kecil.
π Contoh
Alamat:
- Jalan
- Kota
- Provinsi
π‘ 5.4 Multivalued Attribute
π Pengertian
Attribute yang memiliki banyak nilai.
π Contoh
Nomor telepon:
- HP 1
- HP 2
πΌοΈ Jenis Attribute ERD
7
π’ 6. Kardinalitas (Cardinality)
π Pengertian Kardinalitas
Kardinalitas menunjukkan jumlah hubungan antar entity.
π‘ 6.1 One to One (1:1)
π Pengertian
Satu entity berhubungan dengan satu entity lain.
π Contoh
Satu mahasiswa memiliki satu kartu mahasiswa.
π‘ 6.2 One to Many (1:M)
π Pengertian
Satu entity berhubungan dengan banyak entity lain.
π Contoh
Satu dosen mengajar banyak mahasiswa.
π‘ 6.3 Many to Many (M:N)
π Pengertian
Banyak entity berhubungan dengan banyak entity lain.
π Contoh
Mahasiswa mengambil banyak mata kuliah.
πΌοΈ Ilustrasi Kardinalitas
6
π Tabel Kardinalitas
| Kardinalitas | Contoh |
|---|---|
| 1:1 | Mahasiswa – Kartu Mahasiswa |
| 1:M | Dosen – Mahasiswa |
| M:N | Mahasiswa – Mata Kuliah |
π’ 7. Primary Key dan Foreign Key
π‘ 7.1 Primary Key
π Pengertian
Primary key adalah field unik yang menjadi identitas tabel.
π‘ 7.2 Foreign Key
π Pengertian
Foreign key adalah field yang menghubungkan tabel lain.
π Narasi Penjelasan
Primary key:
- Tidak boleh kosong
- Tidak boleh sama
Foreign key:
- Menghubungkan relasi antar tabel
- Menjaga integritas data
π Contoh Key
| Tabel | Primary Key | Foreign Key |
|---|---|---|
| Mahasiswa | NIM | – |
| KRS | ID_KRS | NIM |
πΌοΈ Ilustrasi Primary Key dan Foreign Key
9
π’ 8. Langkah-Langkah Membuat ERD
π Tahapan
- Identifikasi entity
- Tentukan attribute
- Tentukan primary key
- Tentukan relationship
- Tentukan kardinalitas
- Gambar ERD
π Narasi Penjelasan
Sebelum membuat ERD:
- Pahami kebutuhan sistem
- Identifikasi data penting
- Analisis hubungan data
πΌοΈ Diagram Langkah Pembuatan ERD
6
π’ 9. Studi Kasus ERD Sistem Akademik
π Entity
- Mahasiswa
- Dosen
- Mata Kuliah
- KRS
π Relationship
- Mahasiswa mengambil mata kuliah
- Dosen mengajar mata kuliah
π Contoh Attribute
| Entity | Attribute |
|---|---|
| Mahasiswa | NIM, Nama |
| Mata Kuliah | Kode MK, Nama MK |
| Dosen | NIDN, Nama Dosen |
πΌοΈ ERD Sistem Akademik
8
π’ 10. Studi Kasus ERD Sistem Penjualan
π Entity
- Barang
- Pelanggan
- Transaksi
- Detail Transaksi
π Relationship
- Pelanggan melakukan transaksi
- Transaksi memiliki detail barang
πΌοΈ ERD Sistem Penjualan
9
π’ 11. Perbedaan DFD dan ERD
π Tabel Perbedaan
| DFD | ERD |
|---|---|
| Fokus aliran data | Fokus struktur data |
| Menjelaskan proses | Menjelaskan relasi data |
| Analisis sistem | Desain database |
| Menggunakan proses | Menggunakan entity |
π’ 12. Software Pembuat ERD
π Software Populer
| Software | Fungsi |
|---|---|
| Draw.io | Gratis online |
| MySQL Workbench | Database design |
| Visual Paradigm | UML & ERD |
| Lucidchart | Diagram online |
| ERDPlus | ERD sederhana |
πΌοΈ Ilustrasi Software ERD
7
π’ 13. Tutorial Praktikum
π» Praktikum 1 β Membuat ERD Sederhana
π― Tujuan
Mahasiswa mampu membuat ERD dasar.
π Studi Kasus
Sistem Perpustakaan.
π Langkah Praktikum
Langkah 1
Identifikasi entity:
- Buku
- Anggota
- Peminjaman
Langkah 2
Tentukan attribute.
Langkah 3
Tentukan relationship.
Langkah 4
Gambar ERD.
π Contoh Entity dan Attribute
| Entity | Attribute |
|---|---|
| Buku | ID Buku, Judul |
| Anggota | ID Anggota, Nama |
π» Praktikum 2 β Membuat ERD Menggunakan Draw.io
π― Tujuan
Mahasiswa mampu menggunakan tools ERD.
π Langkah Praktikum
- Buka Draw.io
- Pilih Entity Relation
- Tambahkan entity
- Tambahkan attribute
- Hubungkan relationship
- Simpan diagram
πΌοΈ Tutorial ERD
7
π’ 14. Latihan Mahasiswa
π― Latihan Individu
- Jelaskan pengertian ERD!
- Apa fungsi relationship?
- Jelaskan kardinalitas!
- Apa perbedaan primary key dan foreign key?
π― Latihan Kelompok
Buat ERD:
- Sistem akademik
- Sistem perpustakaan
- Sistem kasir
- Sistem rumah sakit
Minimal terdiri dari:
- 4 entity
- Attribute
- Relationship
- Kardinalitas
π’ 15. Diskusi Kelas
π Topik Diskusi
- Mengapa ERD penting dalam database?
- Apa akibat database tanpa ERD?
- Bagaimana ERD membantu programmer?
π’ 16. Kesimpulan
π Ringkasan Materi
Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan alat pemodelan database yang digunakan untuk menggambarkan struktur data dan hubungan antar data dalam sistem informasi.
Komponen utama ERD:
- Entity
- Attribute
- Relationship
ERD membantu:
- Mendesain database
- Mengurangi redundansi data
- Mempermudah implementasi sistem
π― Capaian Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini mahasiswa mampu:
β
Memahami konsep ERD
β
Mengenali entity, attribute, relationship
β
Memahami kardinalitas
β
Membuat ERD sistem sederhana
β
Mendesain database awal
β
Menggunakan software pembuat ERD