1. Pengenalan Cisco Packet Tracer


Cisco Packet Tracer adalah software simulasi jaringan yang digunakan untuk membangun, menguji, dan memvisualisasikan jaringan komputer tanpa harus memiliki perangkat fisik seperti router, switch, atau access point. Software ini digunakan secara luas dalam pelatihan Cisco Networking Academy, praktikum jaringan, dan pembelajaran konfigurasi dasar hingga lanjutan.
Fungsi Utama Packet Tracer
- Membuat simulasi jaringan LAN, WAN, Wireless.
- Konfigurasi perangkat Cisco: Router, Switch, Access Point, Server.
- Pengujian koneksi jaringan (ping, traceroute).
- Melihat alur paket menggunakan mode Simulation.
- Membangun desain jaringan untuk kebutuhan akademik maupun profesional.
2. Jenis Perangkat dalam Packet Tracer



A. End Devices (Perangkat Akhir)
- PC / Laptop
- Server
- Printer
- IP Phone
- Wireless Tablet
B. Networking Devices
- Router
- Switch
- Access Point
- Wireless Router
- Hub (jarang digunakan, digantikan switch)
C. Media Connection
- Copper Straight-Through (menghubungkan PC–Switch)
- Copper Cross-Over (menghubungkan Switch–Switch atau Router–Router)
- Fiber Optic
- Wireless
3. Step-by-Step: Dasar Membangun Jaringan di Packet Tracer
Berikut langkah umum membuat jaringan sederhana:
3.1 Menambahkan Perangkat
- Buka Packet Tracer.
- Pada bagian bawah, pilih kategori perangkat:
- End Devices → PC
- Switches → Switch 2960
- Drag perangkat ke area kerja (workspace).
3.2 Menghubungkan Perangkat (Cabling)
Gunakan:
- Copper Straight-Through untuk PC → Switch
- Copper Cross-Over untuk Router → Router (opsional)
Langkah:
- Klik ikon kabel.
- Pilih kabel Straight-Through.
- Klik PC → pilih FastEthernet0
- Klik Switch → pilih FastEthernet (misal F0/1)
3.3 Mengatur IP Address pada PC
- Klik PC
- Pilih Desktop → IP Configuration
- Masukkan IP dan Subnet Mask contoh:
- IP Address: 192.168.1.10
- Subnet Mask: 255.255.255.0
- Default Gateway: 192.168.1.1 (jika ada router)
4. Praktikum Simulasi: Jaringan LAN Sederhana
Tujuan
Membuat jaringan LAN yang terdiri dari:
- 2 PC
- 1 Switch
- Menguji koneksi menggunakan ping
4.1 Topologi
PC1 — Switch — PC2
4.2 Konfigurasi IP
| Perangkat | IP Address | Subnet Mask |
|---|---|---|
| PC1 | 192.168.1.10 | 255.255.255.0 |
| PC2 | 192.168.1.20 | 255.255.255.0 |
4.3 Langkah Kerja
- Tempatkan Switch 2960, PC0, PC1.
- Hubungkan kabel Straight-Through:
- PC0 → Switch (F0/1)
- PC1 → Switch (F0/2)
- Atur IP pada kedua PC.
- Pengujian:
- Klik PC0 → Desktop → Command Prompt
- Ketik:
-
ping 192.168.1.20- Jika Reply from…, jaringan berhasil.
5. Praktikum 2: Jaringan LAN Dengan Router (InterVLAN)
Tujuan
Membuat jaringan LAN dengan router sebagai gateway.
Topologi
PC1 — Switch — Router — Switch — PC2
IP Addressing
| Perangkat | IP Address | Subnet Mask | Gateway |
|---|---|---|---|
| PC1 | 192.168.1.10 | 255.255.255.0 | 192.168.1.1 |
| PC2 | 192.168.2.10 | 255.255.255.0 | 192.168.2.1 |
| Router Fa0/0 | 192.168.1.1 | 255.255.255.0 | – |
| Router Fa0/1 | 192.168.2.1 | 255.255.255.0 | – |
Langkah Konfigurasi Router
- Klik Router 1841
- Pilih CLI
- Masukkan konfigurasi berikut:
enable
configure terminal
interface fastEthernet0/0
ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
no shutdown
interface fastEthernet0/1
ip address 192.168.2.1 255.255.255.0
no shutdown
end
write
Pengujian
Dari PC1, ping ke PC2:
ping 192.168.2.10
Jika Reply, maka routing dasar berhasil.
6. Mode Simulation: Melihat Alur Paket
Fitur Simulation Mode memvisualisasikan perjalanan paket dari satu perangkat ke perangkat lain.
Cara Menggunakan:
- Klik tombol Simulation (kanan bawah).
- Pilih event/paket (ICMP, ARP, dll.).
- Kirim ping dari PC.
- Amati paket yang bergerak melewati switch/router.
- Gunakan Play, Forward, atau Capture/Forward.
7. Tugas Praktikum Mahasiswa
Tugas 1 – Membangun LAN 4 PC
- 1 Switch
- 4 PC
- Semua PC harus saling terhubung.
- Lakukan pengujian ping.
Tugas 2 – LAN dengan Router
Bangun 2 jaringan berbeda lalu hubungkan dengan router.
Tugas 3 – Simulasi Wireless
- Gunakan Wireless Router
- 2 Laptop (WiFi)
- 1 PC kabel
- Atur SSID, Security WPA2