1. Pengertian Keamanan Website
Keamanan website adalah upaya melindungi website dari ancaman, serangan, dan kerusakan yang dapat merugikan pemilik maupun pengguna.
📌 Tujuan:
- Melindungi data
- Mencegah deface atau peretasan
- Menjaga performa dan reputasi website
2. Ancaman Umum Website
- Hacking – peretasan akun admin atau server
- Malware / Virus – kode berbahaya yang merusak website
- Phishing – mencuri data pengguna
- Brute Force Attack – mencoba password berulang kali
- SQL Injection – menyisipkan perintah database berbahaya
- Spam – komentar atau form spam
3. Faktor Risiko WordPress
- Tema dan plugin tidak update
- Password lemah
- Pengguna dengan akses berlebihan
- Hosting tidak aman
- Backup tidak rutin
4. Best Practices Keamanan WordPress
a. Gunakan Password Kuat
- Minimal 12 karakter, kombinasi huruf, angka, simbol
- Gunakan password manager
b. Batasi Akses Admin
- Gunakan prinsip least privilege
- Hanya admin terpercaya yang bisa mengubah website
c. Update Rutin
- WordPress core
- Tema
- Plugin
d. Gunakan Plugin Security
Contoh plugin:
- Wordfence – Firewall & malware scan
- iThemes Security – Hardening & monitoring
- Sucuri Security – Audit & malware scan
e. Backup Website
- Backup rutin → Restore jika terjadi masalah
- Plugin: UpdraftPlus
f. SSL / HTTPS
- Mengamankan data pengguna
- Membuat website lebih dipercaya
g. Batasi Login Percobaan (Login Attempts)
- Mencegah brute force
- Plugin: Wordfence, Limit Login Attempts Reloaded
h. Security Scan
- Cek malware, virus, dan vulnerabilitas
- Plugin & layanan online
5. Keamanan Hosting
- Pilih hosting terpercaya
- Gunakan firewall server
- Gunakan PHP & MySQL versi terbaru
- Aktifkan monitoring server
6. Keamanan Database
- Ganti prefix default tabel WordPress (
wp_) - Batasi user database
- Backup rutin
7. Studi Kasus
Website Kampus
Ancaman: Brute force login
Langkah keamanan:
- Batasi login attempts
- Gunakan password kuat
- Plugin keamanan aktif (Wordfence)
- Backup rutin (UpdraftPlus)
- Update WordPress & plugin
Hasil: website lebih aman dari peretasan umum
8. Kesalahan Umum dalam Keamanan
- Tidak update core, plugin, tema
- Semua user diberi akses admin
- Tidak menggunakan SSL
- Backup jarang atau tidak ada
- Plugin bajakan → rawan malware
9. Checklist Keamanan WordPress
- Update WordPress, tema, plugin
- Gunakan password kuat
- Batasi role & akses user
- Gunakan plugin security
- Aktifkan SSL / HTTPS
- Backup rutin & otomatis
- Scan malware secara berkala
- Cek kompatibilitas plugin & tema
10. Latihan Mahasiswa
Latihan 1
- Pasang plugin Wordfence
- Scan website untuk malware
- Batasi login attempts
Latihan 2
- Backup website menggunakan UpdraftPlus
- Restore backup
Latihan 3
- Simulasi brute force attack (dengan aman)
- Terapkan mitigasi
11. Evaluasi
Pertanyaan:
- Sebutkan 3 ancaman umum WordPress
- Apa tujuan backup rutin?
- Mengapa SSL penting untuk website?
12. Kesimpulan
- Keamanan website sangat penting
- Ancaman bisa datang dari berbagai arah: user, plugin, hosting, database
- Langkah preventif: update rutin, plugin keamanan, backup, SSL, user role terbatas
- Pemantauan & audit berkala mencegah kerusakan