π§ 1. Pengantar File System & Storage
6
π Definisi
File system adalah metode dan struktur yang digunakan sistem operasi untuk mengatur, menyimpan, dan mengakses data pada media penyimpanan.
Storage adalah media fisik tempat data disimpan (HDD, SSD, NVMe, dll).
π― Tujuan:
- Mengelola data secara terstruktur
- Menjamin keamanan dan integritas data
- Mengoptimalkan penggunaan storage
- Mendukung performa server
π§ Narasi:
File system adalah βpetaβ bagi server untuk menemukan data. Tanpa struktur yang baik, data akan sulit diakses dan rawan rusak.
ποΈ 2. Struktur Direktori Linux (Filesystem Hierarchy Standard)
7
π Struktur Utama:
| Direktori | Fungsi |
|---|---|
/ | Root (akar sistem) |
/home | Data user |
/etc | Konfigurasi sistem |
/var | Data dinamis (log, cache) |
/usr | Program & aplikasi |
/bin | Perintah dasar |
π§ Narasi:
Linux menggunakan struktur hierarki berbentuk pohon. Semua file berasal dari root /, sehingga mudah dikelola secara sistematis.
πΎ 3. Jenis File System
4
π Tabel Jenis File System:
| File System | OS | Kelebihan |
|---|---|---|
| ext4 | Linux | Stabil, cepat |
| XFS | Linux | Cocok untuk data besar |
| NTFS | Windows | Kompatibilitas tinggi |
| FAT32 | Universal | Support banyak device |
π§ Narasi:
Pemilihan file system sangat penting. Untuk server Linux, ext4 dan XFS adalah pilihan utama karena performa dan stabilitasnya.
βοΈ 4. Manajemen File & Direktori
π Perintah Dasar:
ls # melihat isi direktori
cd # berpindah direktori
mkdir # membuat folder
rm # menghapus file
cp # copy file
mv # memindahkan file
π§ Narasi:
Perintah dasar ini adalah βbahasa sehari-hariβ administrator server dalam mengelola data.
π 5. Mounting & Unmounting Storage
7
π Konsep:
- Mount β menghubungkan storage ke sistem
- Unmount β melepas storage
π Contoh:
mount /dev/sdb1 /mnt/data
umount /mnt/data
π§ Narasi:
Tanpa mounting, sistem tidak bisa membaca storage. Ini seperti βmenyambungkan flashdisk ke sistemβ.
π½ 6. Partisi Disk
6
π Jenis Partisi:
- Primary
- Extended
- Logical
π Tools:
fdiskparted
π§ Narasi:
Partisi membagi disk menjadi beberapa bagian agar lebih terorganisir dan aman.
π¦ 7. Logical Volume Management (LVM)
6
π Komponen:
- Physical Volume (PV)
- Volume Group (VG)
- Logical Volume (LV)
π Keunggulan:
- Fleksibel (resize storage tanpa downtime)
- Mudah dikelola
π§ Narasi:
LVM adalah solusi modern untuk manajemen storage yang dinamis dan scalable.
π 8. Monitoring Storage
π Perintah:
df -h # melihat kapasitas disk
du -sh # ukuran folder
lsblk # melihat device disk
π§ Narasi:
Monitoring penting untuk mencegah storage penuh yang bisa menyebabkan server crash.
π§Ή 9. Manajemen Space & Cleanup
7
π Teknik:
- Hapus file tidak perlu
- Log rotation
- Compress file
π§ Narasi:
Server sering penuh karena log file. Tanpa manajemen, storage bisa habis tanpa disadari.
π 10. Keamanan File System
π Teknik:
- Permission file
- Enkripsi disk
- Backup rutin
π§ Narasi:
Keamanan file system sangat penting untuk melindungi data dari kehilangan dan serangan.
π§ͺ 11. Tutorial Praktikum Lengkap
π― Studi Kasus:
Menambahkan storage baru ke server
π Langkah:
lsblk
sudo fdisk /dev/sdb
sudo mkfs.ext4 /dev/sdb1
sudo mkdir /data
sudo mount /dev/sdb1 /data
π§ Narasi:
Langkah ini umum dilakukan ketika server membutuhkan tambahan kapasitas storage.
π 12. Ringkasan Materi
| Topik | Inti |
|---|---|
| File System | Struktur data |
| Storage | Media penyimpanan |
| Mount | Menghubungkan disk |
| LVM | Manajemen fleksibel |
| Monitoring | Kontrol kapasitas |
π― 13. Latihan / Evaluasi
- Jelaskan fungsi file system!
- Apa perbedaan ext4 dan NTFS?
- Jelaskan konsep mounting!
- Apa itu LVM?
- Mengapa monitoring storage penting?
π Penutup
Manajemen file system & storage adalah fondasi pengelolaan data server. Kesalahan di sini bisa menyebabkan:
- Kehilangan data
- Server down
- Performa buruk