π’ 1. Pengantar Arsitektur Cloud Computing
7
Arsitektur Cloud Computing adalah struktur dan cara kerja komponen-komponen dalam sistem cloud yang saling terhubung untuk menyediakan layanan melalui internet.
Menurut National Institute of Standards and Technology, arsitektur cloud mencakup:
- Infrastruktur (hardware & jaringan)
- Platform (runtime & middleware)
- Aplikasi (software layanan)
π Narasi:
Arsitektur cloud dapat dianalogikan seperti restoran digital:
- Pelanggan (user) memesan
- Sistem memproses di dapur (server)
- Hasil dikirim kembali melalui jaringan
π‘ 2. Komponen Utama Arsitektur Cloud
7
π Komponen Utama:
| Komponen | Deskripsi |
|---|---|
| Frontend | Antarmuka pengguna (browser, aplikasi) |
| Backend | Server, database, aplikasi |
| Network | Internet sebagai penghubung |
| Storage | Penyimpanan data |
| Virtualization | Teknologi pembagian resource |
π Narasi:
Semua komponen ini bekerja secara terintegrasi untuk memastikan layanan cloud berjalan stabil dan cepat.
π‘ 3. Frontend (Client Side)
6
π Penjelasan:
Frontend adalah bagian yang berinteraksi langsung dengan pengguna.
π Contoh:
- Browser (Chrome, Firefox)
- Mobile App
- Desktop App
π Narasi:
Frontend berfungsi sebagai βpintu masukβ ke cloudβtanpa frontend, user tidak bisa mengakses layanan.
π‘ 4. Backend (Server Side)
7
π Komponen Backend:
- Server (compute)
- Database
- API (Application Programming Interface)
- Middleware
π Narasi:
Backend adalah βotakβ dari cloudβsemua proses komputasi terjadi di sini.
π‘ 5. Infrastruktur Cloud
5
π Elemen:
- Server fisik
- Storage system
- Network devices
π Narasi:
Infrastruktur cloud biasanya berada di data center besar milik provider seperti Amazon Web Services atau Google Cloud Platform.
π‘ 6. Virtualisasi
7
π Definisi:
Virtualisasi adalah teknologi yang memungkinkan satu server fisik dibagi menjadi beberapa virtual machine (VM).
π Teknologi:
- Hypervisor (Type 1 & Type 2)
- Virtual Machine
π Narasi:
Virtualisasi adalah fondasi cloudβtanpa ini, cloud tidak akan efisien.
π‘ 7. Container dan Microservices
7
π Konsep:
- Container (Docker)
- Orchestrator (Kubernetes)
- Microservices architecture
π Narasi:
Berbeda dengan VM, container lebih ringan dan cepat, cocok untuk aplikasi modern berbasis cloud.
π‘ 8. Jaringan dalam Cloud
6
π Komponen:
- Virtual Private Cloud (VPC)
- Subnet
- Load Balancer
- Firewall
π Narasi:
Jaringan cloud memastikan data dapat dikirim dengan aman dan cepat dari user ke server.
π‘ 9. Penyimpanan (Cloud Storage)
9
π Jenis Storage:
- Object Storage
- Block Storage
- File Storage
π Narasi:
Setiap jenis storage memiliki fungsi berbeda sesuai kebutuhan aplikasi.
π‘ 10. Multi-Tenant Architecture
7
π Definisi:
Satu sistem cloud digunakan oleh banyak pengguna (tenant) dengan isolasi data.
π Narasi:
Seperti apartemenβbanyak penghuni, tetapi tetap memiliki ruang masing-masing.
π‘ 11. Arsitektur Berlapis (Layered Architecture)
6
π Layer:
- Infrastructure Layer
- Platform Layer
- Application Layer
π Narasi:
Setiap layer memiliki peran spesifik dan saling mendukung.
π‘ 12. High Availability & Scalability
7
π Konsep:
- Load Balancing
- Auto Scaling
- Failover
π Narasi:
Cloud dirancang agar tetap berjalan meskipun terjadi gangguan.
π‘ 13. Studi Kasus Arsitektur Cloud
π― Kasus: Aplikasi E-Commerce
π Arsitektur:
- Frontend β Website
- Backend β API Server
- Database β Cloud DB
- Storage β Image produk
π Narasi:
Semua komponen cloud bekerja bersama untuk melayani user secara real-time.
π‘ 14. Tutorial Praktikum
π Praktikum: Arsitektur Cloud Sederhana
Langkah:
- Buat VM di Google Cloud Platform
- Install web server (Apache/Nginx)
- Hubungkan domain
- Akses melalui browser
π Tujuan:
Mahasiswa memahami hubungan antara frontend, backend, dan infrastruktur.
π‘ 15. Diagram Ringkasan Arsitektur
User β Frontend β Internet β Backend β Database β Storage
π’ 16. Kesimpulan
- Arsitektur cloud terdiri dari frontend, backend, dan infrastruktur
- Virtualisasi dan container adalah teknologi inti
- Cloud dirancang untuk skalabilitas dan ketersediaan tinggi
- Semua komponen bekerja terintegrasi
π― Latihan & Diskusi
- Jelaskan peran frontend dan backend dalam cloud!
- Apa fungsi virtualisasi dalam cloud?
- Mengapa cloud menggunakan multi-tenant?
- Jelaskan arsitektur aplikasi berbasis cloud!